AI Tools

Gue Salah Nebak DeepSeek V4: Ini Review Jujur Gue

Asep Alazhari

Pengalaman pertama gue sama DeepSeek buruk. Tapi V4 Flash di OpenCode bikin gue kaget. Ini alasan kenapa ini mungkin model coding murah terbaik sekarang.

Gue Salah Nebak DeepSeek V4: Ini Review Jujur Gue

Dulu gue selalu skip DeepSeek setiap kali namanya muncul di daftar model.

Pengalaman pertama gue sama keluarga DeepSeek adalah lewat DeepSeek R2. Responsnya terasa kurang pas. Bukan salah, tapi bukan jenis output yang tajam dan percaya diri kayak yang biasa gue dapet dari Claude Sonnet 4.6 atau GPT-5.4. Jadi gue langsung cap DeepSeek sebagai “bukan buat gue” dan lanjut hidup.

Itu berubah beberapa minggu lalu waktu OpenCode umumin kalau DeepSeek V4 Flash dan Pro bisa dipakai gratis untuk waktu terbatas. Gue pikir, kenapa enggak. Trial gratis tanpa komitmen adalah satu-satunya cara buat lepas dari bias.

Yang terjadi selanjutnya bikin gue kaget.

OpenCode yang Kasih Kesempatan Kedua

Gue udah pakai OpenCode sebagai coding assistant harian. Waktu opsi DeepSeek V4 Flash Free muncul di model selector, gue switch ke sana iseng buat refactoring task yang lagi gue kerjain.

DeepSeek V4 Flash Free terpilih di interface terminal OpenCode

Yang pertama gue sadarin adalah kecepatannya. TPS-nya noticeably lebih cepat dari yang biasa gue pakai. Bukan cuma sedikit lebih cepat. Yang jenis cepat di mana lo udah mulai baca response sebelum baris sebelumnya selesai di-render.

Also Read: OpenCode Multi-Model CLI: Switch AI Tanpa Batas

Intelligence yang Gak Turun Meski Harganya Murah

Gue terus nunggu kualitas drop yang biasanya dateng sama “gratis” dan “murah.” Tapi gak datang-datang deh.

Responsnya coherent. Saran kodenya akurat. Waktu gue lempar problem refactoring TypeScript, DeepSeek V4 Flash handle-nya sebersih Claude Sonnet 4.6. Itu bukan pernyataan kecil buat gue. Gue pakai Claude setiap hari. Gue tau gimana response coding yang bagus itu.

Untuk task text dan coding murni, DeepSeek V4 masuk ke liga yang sama kayak GPT-5.4 dan Claude Sonnet 4.6 menurut pengalaman gue. Gak banyak model yang bisa ngakuin itu nih.

DeepSeek V4 vs Xiaomi MiMo v2.5: Perbandingan Nyata

Beberapa bulan terakhir, Xiaomi MiMo v2.5 Flash adalah model budget andalan gue. Cepet, support multimodal, dan bagus buat coding. Switch ke DeepSeek V4 beberapa hari bikin perbandingan langsung yang cukup bersih.

Untuk coding, keduanya mirip banget. Gap kualitas, kalau ada pun, gak akan keliatan di pekerjaan sehari-hari. Dua-duanya hasilin kode yang bersih dan terstruktur. Dua-duanya cepet di TPS.

Satu area yang belum gue bandingin adalah agentic AI. Gue belum nyoba DeepSeek V4 di framework kayak Hermes atau OpenClaw, jadi gue belum bisa bilang performanya gimana di agentic workflow yang panjang. MiMo v2.5 juga belum gue coba di sana, jadi perbandingan ini masih seri aja deh untuk sekarang.

Also Read: Review Xiaomi MiMo: 60 Juta Token $6, Lebih Cepat dari GPT-5.4

Bedanya Harga Itu Gak Kecil

Di sinilah DeepSeek V4 jadi beneran menarik buat siapa pun yang jalanin workflow AI-heavy.

ModelBiaya Input (per 1 juta token)
Xiaomi MiMo v2.5 Flash$0.40
DeepSeek V4 Flash$0.14

Itu pengurangan biaya 65 persen untuk model yang hasilin output sebanding di coding. Kalau lo proses volume besar kode lewat API, beda itu cepet numpuk. Di $0.14 per juta input token, DeepSeek V4 Flash adalah salah satu opsi paling kompetitif yang ada sekarang.

Satu Kekurangan Nyata: Gak Ada Support Multimodal

Di sinilah MiMo v2.5 masih unggul. Kalau workflow lo involve kirim screenshot, diagram, atau mockup UI ke model, DeepSeek V4 gak bisa bantu lo. Text dan kode doang.

Gue kadang masih drop screenshot ke conversation buat nanya soal UI bug atau error di terminal. Momen-momen itu butuh MiMo atau model multimodal lain. DeepSeek V4 belum main di sana nih.

Kalau workflow lo banyak multimodal, MiMo v2.5 tetap pilihan yang lebih baik. Tapi untuk coding atau text processing murni, DeepSeek V4 Flash di $0.14 per juta token susah dibantah aja sih.

Kesimpulan Gue

Gue salah soal DeepSeek. DeepSeek R2 ninggalin kesan buruk, tapi V4 Flash ceritanya beda banget. Cepet, cukup pintar buat bersaing sama nama-nama besar, dan harganya kurang dari setengah MiMo v2.5 Flash per juta input token.

Sekarang gue simpen dua-duanya di toolkit gue. MiMo v2.5 kalau butuh multimodal. DeepSeek V4 Flash buat yang lainnya.

Also Read: Kenapa Gue Pilih Codex CLI Sebagai Alternatif Claude Code: Review 2025

Jangan biarkan satu pengalaman buruk nutup pintu buat seluruh keluarga model. Generasi V4 layak dikasih kesempatan kedua dong.

Back to Blog

Related Posts

View All Posts »